Perbedaan Honda CBR250RR Jepang dengan Indonesia , ada 4 poin

ini-spesifikasi-cbr250rr--motor-2-silinder-seramping-satu-silinder-15faea

DAYAKUDA– Hallo Brosis , 2016 lalu AHM (Astra Honda Motor) merilis motor sport CBR250RR , dan di 2017 ini Honda Jepang juga sudah mulai menjual motor produksi AHM yang didatangkan secara CKD dari Indonesia . Namun ada bedanya brosis , motor CBR250RR yang dijual dijepang tidak sama persis dengan yang di jual di Indonesia , apa saja itu … Baca terus ya !!!

CBR250RR didatangkan secara impor CKD dari Indonesia ke jepang , yang artinya perakitan dilakukan di jepang , tidak seperti CBU yang glondongan motor jadi . Lalu apa bedanya dengan CBR250RR di Indonesia  ??? Nah tentu saja ada bedanya , bukan cuma penambahan mata kucing tentunya, berikut ada 4 point perbedaannya :

  1. Warna Sasis  , Pilihan warna merah CBR250RR di Jepang ternyata menggunakan sasis berwarna hitam , berbeda dengan di tanah air yang tamapak lebih berani  pada pilihan warna tsb warna sasis CBR250RR dilabur merah . Selain itu pada CBR250RR merah di jepang absen slogan One Heart , seperti yang terdapat di motor motogp tim repsol honda.cbr-red-jepang2l8
  2. Lampu Sein , CBR250RR di jepang memiliki lampu sein depan terpisah , seperti halnya adiknya CBR150R , yang menggunakan 4 buah batang sein … Asiknya CBR250RR jepang punya fungsi lampu hazard untuk keadaan darurat. Sedangkan di Indonesia batang lampu sein hanya 2 buah untuk sein belakang , sedangkan sein depannya menyatu dengan alis . Sehingga alis dan sein berbagi dalam satu kesatuan , jika sein sedang berfungsi otomatis lampu alis akan mati karna sedang berbagi tugas . cbr-japancnx
  3. Warna Livery Honda Repsol , Entah belum atau memang tidak menyediakan , tapi saat ini untuk Livery Repsol Honda di negeri sakura memang nihil warna Orange Repsol . Ditanah air sendiri warna Repsol untuk CBR250RR dirilis awal Februari 2017.cbr-kuningk5n
  4. Power mesin , CBR250RR dijepang powernya lebih kecil dibanding CBR250RR di Indonesia . Penyebabnya yaitu mesin untuk CBR250RR jepang sudah mengaplikasi standar emisi Euro 4 . Ditanah air sendiri Euro 4 baru akan diterapkan pada Agustus 2018 . Perbandingan Power CBR di Jepang dan di Indonesia adalah CBR250RR jepang :37,6 ps pada 12.500 rpm dan torsinya 23 Nm di 11.000 rpm , CBR250RR Indonesia : 38,3 ps pada 12.500 rpm dan torsinya 23,3 Nm di 11.000 rpm .mesin-cbrx1w

Nah sudah jelas kan brosis , kesimpulannya CBR250RR untuk versi jepang warna cenderung kalem dan tidak seramai di Tanah air . Lampu-lampu CBR250RR jepang juga mengacu pada peraturan disana untuk keselamatan berkendara, seperti wajib ada mata kucing , dan lampu sein yang terpisah . Mesinnya walau power tersunat , namun tidak terlalu banyak demi memenuhi standar Euro 4 … Simpelnya CBR250RR Jepang lebih sederhana dan ramah lingkungan …:D

0000448312

sumber : honda.co.jp/CBR250RR , astra-honda.com , otosia.com

Iklan

Tentang denipury

Belajar untuk menulis
Pos ini dipublikasikan di Honda, Motor. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s